Temukan Properti
J TRUST INVESTMENTS INDONESIA

Berita & Wawasan

Informasi perusahaan, properti, dan perkembangan industri.

PT J Trust Investments Indonesia (JTII) bersama PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk secara resmi menandatangani Perjanjian Akuisisi Portofolio Batch 9 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan aset serta meningkatkan efektivitas penanganan kredit bermasalah (NPL/WOFF).

PT J Trust Investments Indonesia (JTII) bersama PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk secara resmi menandatangani Perjanjian Akuisisi Portofolio Batch 9 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan aset serta meningkatkan efektivitas penanganan kredit bermasalah (NPL/WOFF).

Jakarta, 2 Desember 2025 – PT J Trust Investments Indonesia (JTII) bersama PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk secara resmi menandatangani Perjanjian Akuisisi Portofolio Batch 9 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan aset serta meningkatkan efektivitas penanganan kredit bermasalah (NPL/WOFF).

Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan dalam mewujudkan pengelolaan portofolio yang lebih efisien, berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap stabilitas industri keuangan di Indonesia.

01. Pejabat yang Hadir dalam Penandatanganan

Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua perusahaan, yaitu:

  • Mr. Yoshihiko Kusubae
    Vice President Director
    PT J Trust Investments Indonesia (JTII)
  • Mr. Konosuke Mizuta
    President Director
    PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk

Kehadiran para pimpinan dari kedua perusahaan menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dalam penguatan manajemen aset dan peningkatan kualitas pengelolaan kredit. Kerja sama ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kemitraan bisnis yang profesional dan berorientasi jangka panjang.

02. Komitmen Jangka Panjang untuk Penguatan Industri Keuangan

Melalui perjanjian ini, JTII dan PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk menegaskan komitmen jangka panjang untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan aset dan penyelesaian kredit bermasalah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Peningkatan Efisiensi Operasional
    Mendukung proses pengelolaan portofolio aset dan penyelesaian kredit bermasalah secara lebih efektif dan terukur.
  • Penguatan Mitigasi Risiko
    Mendorong penerapan strategi pengelolaan aset yang profesional, transparan, dan memperhatikan prinsip kehati-hatian.
  • Dukungan terhadap Ketahanan Industri Keuangan
    Mendukung penguatan tata kelola portofolio perusahaan serta kontribusi terhadap industri keuangan yang lebih berkelanjutan.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi tonggak penting dalam membangun fondasi kerja sama jangka panjang yang produktif dan berkesinambungan bagi kedua perusahaan.

Editor: Arif